Minggu, 03 Juni 2012

Segores Tinta Seberkas Makna: Mengenangmu...

Segores Tinta Seberkas Makna: Mengenangmu...: Ketika aku mengingatmu Berjuta tanya menyeruak dipikiranku Adakah jika kau rasakan kerinduan kepadaku... Tak terbesitkah bertemu lagi de... Photo's

Mengenangmu...

Ketika aku mengingatmu
Berjuta tanya menyeruak dipikiranku
Adakah jika kau rasakan kerinduan kepadaku...
Tak terbesitkah bertemu lagi denganku...

Ketika aku mengingatmu...
Ratusan malam kuhabiskan menunggu
Banyak mimpi yang aku tabur di taman hatiku
Dan berharap esok kau berdiri di depan pintu hatiku..

Kamis, 31 Mei 2012

Terjerembab...

Ketika dunia mulai membenciku
Dan keberuntungan tidak memihakku
Aku begitu terpuruk dibuatnya...
Ketika sang fajar tak lagi tersenyum
Dan bulan tak lagi muncul
Aku begitu lemah tanpa sinarnya...
Perputaran begitu cepat
Letih mengejar dengan ketidak berdayaan
Sendiri...
Nampak kosong di tengah keramaian
Pikiran menari nari diatas sana
Perasaan berkecambuk di dalam jiwa
harapan tak lagi membantuku,
untuk membangkitkan semangat
Kehampaan menerjang kekosongan jiwa
Perlahan tapi pasti...
Terkikis habis tak berbentuk
Mengakhiri perjalanan...

Kamis, 24 Mei 2012

Kerja Online Cerdas

Mau dapet pendapatan besar di rumah?
Sayang bangetkan internetan tapi nggak dapet penghasilan apa apa? saya punya solusi yang jitu agar biaya anda tidak terbuang percuma, selain gampang banget caranya, pendapatan kita juga akan bertambah sampai 4 - 7 jt/bln. Caranya dengan  KLIK DISINI

Senin, 21 Mei 2012

Disisimu kutemukan kedamaian jiwa

Pukul 03.00 pagi kami mulai tertatih di tengah keheningan, menyusuri jalanan yang tampak sepi dari keramaian.
hempasan angin menyapu tubuh yang sudah tua renta ini. Perjalanan yang kami ambil tidaklah mudah, setiap harinya ada saja kerikil kerikil tajam yang siap menghadang kami. Tapi aku tidak akan pernah mengeluh. Karena aku mempunyai seseorang yang selalu menemaniku kemana pun aku pergi.
Dialah istriku...
Dialah penyemangat hidupku, teman hidupku yang selalu setia sampai saat ini. Meskipun tubuh ini tak lagi kekar, tak lagi mapan seperti dulu. Tapi dia selalu menemaniku didunia yang penuh dengan kemunafikan.
Kategarannya, kesabarannya membuat aku mengerti tentang arti kata cinta.

Sudah berjam jam kami berjalan, dengan berbekal air seadanya. Berharap di tempat tujuan kami, kami bisa mendapatkan sedikit rizki. Kami bukanlah kaum marjinal, kami hanyalah pelengkap dalam dunia ini.
Pukul 07.00 pagi ini, kami tiba di tempat dimana kami menghabiskan sisa sisa kehidupan. Memandang keramaian kota yang dipenuhi dengan sifat sifat akan kerakusan dunia. Tapi disini aku mengerti makna dari kehidupanku, Aku bahagia berada disini sekarang, karena aku memiliki seseorang yang begitu mencintaiku setulus jiwa raganya.

Kesunyian

Terasa perbeda...
terlarut dalam kesendirian yang tak kunjung hilang
kurasa pertapaan ini disudahi saja
ingin meluapkan jeritan jiwa
ingin bertemu sebangsaku
bangsa manusia...

terkurung di sangkar hantu yang makin kesini makin memeras keringat
tak ada hentinya dan selalu berulang
kapan pengulangan itu akan berakhir?

padahal dunia berputar dan waktu semakin bertambah
tapi serasa berjalan di tempat dan tidak berhenti di tujuan yang di inginkan

haduuuuhhhhh.........

kata kata itu selalu terngiang di telingaku
dan menggambarkan semua yang telah terjadi..